Petani Meradang, Harga Tandan Buah Segar Sawit Anjlok Terendah

KAUR | Globalsumatera.co – Petani sawit meradang, pemilik RAM penampungan tandan buah segar (TBS) merugi.dan menutup RAM, Jumat (22/05/2026).Serta menyampaikan kepada petani untuk menuda panen sawitnya sementara waktu.
Harga tandan buah segar sawit anjlok sampai Pase tiga kali penurunan harga, sampai harga Rp.1100,00/ KG, pada hari ini.
Kebijakan pemerintah pusat yang merubah sistem export hasil sumber alam dan hasil Bumi, dari pihak swasta ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sangat berdampak dengan pendapatan petani dan ram penampungan di wilayah Kaur.
Pemilik RAM penampungan tandan buah segar (TBS), Pangeran Dayan, Desa Ulak Agung, Padang Guci hilir. Pike Susanto, sangat terpukul dengan anjlok nya harga sawit yang beruntun tiga kali penurunan dalam waktu 24 jam kemaren.
Dengan anjloknya harga sawit saat ini para petani sawit mengharapkan. pemerintah daerah harus ikut campur dalam pengendalian harga sawit ke depan.
Media Global Sumatra konfirmasi lewat WhatsApp dengan Srektaris dinas pertanian Kaur, yang mengikuti zoom meting dengan Wakil Gubernur Bengkulu, terkait dengan anjloknya harga TBS Sawit, di himbau kepada semua pihak, untuk tetap tenang.
Pemerintah saat ini memang dalam tahap memformulasikan langkah langkah juga terkait atas masa transisi kebijakan Export, yang di mulai 1juni dan implementasi penuh pada 1 September 2026, semoga lebih baik, ujar sekretaris dinas pertanian Kaur.
Karna dengan anjlok nya harga buah sawit saat ini sangat berpengaruh langsung dengan per ekonomian masyarakat. (*)
Reporter : Abun HR
